jedi

Mei 22, 2007

can’t smile without you

Diarsipkan di bawah: song — xatryajedi @ 12:42 pm

yamaha-silent-guitar-slg100nw1.jpgINTRO: G Em Am7 D7

G
You know I can’t smile without you
Em
I can’t smile without you
Am7
I can’t laugh and I can’t sing
D7
I’m finding it hard to do anything (lagi…)

Mei 21, 2007

dinamika insan

Diarsipkan di bawah: selebaran — xatryajedi @ 8:45 am

dsc04927.jpg

profil sebuah harokah

Di sudut kamar kerja saya yang hanya merupakan hamparan karpet usang, tergeletak seberkas dokumen menarik. Saya salin dan ringkas seperlunya, begini.

Dibandingkan dengan peradaban muslim di jaman Rasulullah SAW dan Khulafaur-Rasyidin yang berkembang hingga abad sebelas, peradaban muslim setelah itu terus-menerus mengalami kemunduran hingga saat ini.

Kenyataannya, kita tak dapat kembali ke masa lalu karena hal semacam itu hanya terjadi di dunia fiksi. (lagi…)

Mei 18, 2007

Nasionalisme dari gedung bioskop

Diarsipkan di bawah: ulasan — xatryajedi @ 12:10 pm

nagabonar-1.jpg

Seorang blogger, Erlina, menulis begini, “Ada yang bilang bahwa kalau kita mau buat film Indonesia yang bermutu maka belajarlah dari Jakarta Undercover.

Tapi menurut saya seharusnya dari Nagabonar 2. (lagi…)

Mei 16, 2007

could be worst

Diarsipkan di bawah: politik — xatryajedi @ 7:35 am

mel_069.jpg Ada sebuah paradigma baru pasca pencopotan Hamid Awaluddin, Abdul Rahman Saleh, dan Yusril Ihza Mahendra dari jabatan mereka sebagai pejabat tinggi negara.

Paradigma lamanya adalah Yusril dan Hamid disorot pers, antaralain karena keduanya menggunakan rekening departemen untuk menampung uang Tommy. Kasus pencairan uang Tommy itulah yang diduga menjadi alasan SBY mencopot keduanya. Sedangkan Arman, menurut Koordinator Tim Monitoring Hukum dan Peradilan Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho, dicopot karena pekerjaannya banyak yang belum diselesaikan.

Paradigma barunya adalah, mungkinkah dugaan kejahatan kerah putih yang dilakukan Yusril-Hamid dan tak tuntasnya kerja Arman adalah prasangka tanpa dasar yang diperkuat oleh kesaksian, referensi, dan argumen palsu? (lagi…)

Mei 12, 2007

cise’eng river

Diarsipkan di bawah: galeri — xatryajedi @ 5:25 pm

dsc04956.jpg

pemandangan ini terdapat di mana? Tak jauh dari kampung kami, ternyata. Persisnya di Ciseeng, Parung Jawa Barat. Antara Jakarta-Bogor kalo lewat Parung, melewati depan Pasar Parung terus lurus aja, sampe mentok. Begitu mentok ketemu jalan setapak, ikutin aja. Jalannya menurun, ancur, sangat berbatu. Lalu tibalah kita di tepian sungai itu.

Sungai Cisadane. Dibanding rata-rata rentang sungai Ciliwung yang sering saya lewati. Cisadane jauh lebih lebar. Dan di beberapa tempat ternyata cukup dalam. Saya coba membandingkan dengan sebatang bambu utuh, kira2 duabelas meter, ternyata dasar sungai belum tersentuh juga. Hiiii

Mei 8, 2007

memperingati hari pendidikan nasional

Diarsipkan di bawah: diskursus — xatryajedi @ 9:39 am

dsc04927.jpg

Belajar Itu

Hukumnya Wajib ?

Perspektif

Belajar adalah suatu kegiatan yang penting, bahkan teramat penting. Seperti kata mutiara, manusia seyogyanya senantiasa belajar sejak dalam kandungan hingga ke liang lahat.

Tetapi untuk memasukkan kegiatan belajar menjadi sebuah kewajiban, itu adalah soal lain. Wajib adalah sebuah kosa kata yang kurang lebih maknanya adalah sesuatu yang bila dikerjakan maka orang yang mengerjakannya mendapat pahala namun bila tidak dilakukan maka orang tersebut berdosa.

Padahal dalam term pendidikan di Indonesia, belajar tidak ada hubungannya dengan pahala dan dosa. Belajar adalah suatu kegiatan yang utama, penting, dan berharga. Tetapi tidak wajib. (lagi…)

Blog pada WordPress.com.