jedi

November 13, 2007

rating palsu

Diarsipkan di bawah: artikel, diskursus, selebaran — xatryajedi @ 1:02 pm

!– @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } –>

sinetron_asyik_icon.jpg

sumber: Steven Sterk

Saya termotivasi melihat begitu banyaknya pekerja televisi yang sangat gigih dalam pekerjaan mereka, namun mereka tidak mengetahui bahwa selama ini mereka tidak mengejar apapun melainkan hanya rating palsu. Saya menjadi tidak tega melihat jahatnya skandal dan penipuan yang dilakukan orang- orang di dalam Nielsen Media Research Indonesia. (lagi…)

Al Qiyadah “Taubat”

Diarsipkan di bawah: diskursus — xatryajedi @ 12:36 pm

Al Qiyadah “Taubat”

Sial bener, tokoh sempalan bermulut besar itu langsung tobat, padahal baru di sel beberapa hari. Dasar Mushaddeq tukang ngibul, bangsat. Ngaku-ngaku rasul, ngaku dapet wahyu, lalu mungkin kena tempeleng sekali oleh satreskrim polda, langsung terampun-ampun. Goblog.

Dia menjadi mahluk paling hina di dunia dan, mungkin, akhirat. Nasibnya begitu sial secara diametral dibanding “calon asy-syahid” imam samudra atau amrozi. Sama-sama mengusung Islam. Tetapi yang satu asli, yang lainnya palsu.

Sial. Padahal secara teoretis, argumen-argumen yang dia omongin cukup logis. Gue nyaris terpengaruh oleh kerangka teorinya, betapapun doktrin-doktrinnya mengandung sejumlah kelemahan. Gue pikir waktu itu, andai dia dan gue ketemu langsung maka mungkin dia akan bisa menutupi lobang-lobang argumentasinya.

Ternyata keburu ketangkep, dan langsung “taubat” ketakutan. Masak “rasul” se cemen itu tindakannya. Boro-boro hijrah dan perang badar. Sama miniatur Abulahab aja ketakutan. Anjing! Najis!

anjing-budug.jpg

Blog pada WordPress.com.